My Photo

May 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

May 23, 2008

A Tribute to Swami Vivekanada

Sungguh beruntung mengenal suatu pribadi yang sangat menginspirasi “Swami Vivekanada” salah satu tokoh Reformis Hindu Modern.

Beliau dikenal diseluruh dunia karena pengetahuannya yang luas tentang budaya timur dan barat, spiritualitas,pribadinya yang hangat dan ajaran cinta kasih dan kemanusiaannya.

Beberapa kutipannya yang menginspirasi penulis yang selalu memberikan motivasi dan semangat bahwa kita  harus percaya pada kekuatan kita sendiri dan kita sendirilah yang  menentukan takdir kita.

“You cannot believe in God until you believe in yourself"

"The past was great no doubt, but I sincerely believe that the future will be more glorious still"

"The greatest sin is to think that you are weak. No one is greater: realize that you are Brahman. Nothing has power except what you give it"

"Stand up, be bold, be strong. Take the whole responsibility on your own shoulders, and know that you are the creator of your own destiny. All the strength and succor you want is within yourselves. Therefore, make your own future."

“To be good and to do good - that is the whole of religion”

“Strength is life, Weakness is death “

“He is an atheist who does not believe in himself. The old religion said that he was an atheist who does not believe in God. The new religion says that he is an atheist who does not believe in himself”

- Swami Vivekanada -

 

                            

May 11, 2006

Syukur

Syukur dan terima kasih hamba haturkan ke hadapanMu Yang Maha Sempurna.Terima kasih atas segala karunia,nikmat,bahagia dan pelajaran hidup yang Engkau berikan kepada hamba, hingga hamba masih dijalan ini.
Terima kasih dan hormat kepada Ajung dan Mbok yang telah melahirkan dan merawat anakmu ini hingga sampai saat ini "especially" kepada Ibu "orang yang paling Mencintai dan kucintai dalam hidup ini",i love u very much....
Thanks juga pada saudara,keluarga yang slalu memberikan dukungan dalam menjalani hidup ini
Teman teman  semua yang di Oeboed,Bali,Bandung ato dimanapun yang memberikan warna warni dalam perjalanan hidup ini.....
I miss U all......

April 30, 2006

DoaKu PadaMu

g Tuhan Aku masih terombang -ambing dalam gelombang kehidupan ini,masih sering diseret arus kesalahan yang begitu kuat. Masih sering  bimbang dalam mengarungi bahtera kehidupan ini.
Tuhan terangilah jiwa dan  pikiran hamba  dan  bimbinglah  kaki hamba agar  selalu dijalanmu jalan menuju kebahagiaan. Karena Engkaulah Sandaran Hati hamba,Pegangan Hidup dan Pelita jIwa hamba
"Semoga Engkau memberikan  hamba kekuatan  untuk mengubah  apa yang  bisa dan seharusnya  diubah,diberikan kehiklasan  untuk  menerima  apa yang  Kau  Gariskan  dan Diberikan Kebijaksanaan untuk membedakannya.
Semoga Semua Mahluk Berbahagia

KEBAHAGIAAN SEBAGAI PILIHAN

KEBAHAGIAAN SEBAGAI PILIHAN
 Pada suatu zaman di Tiongkok, hiduplah seorang jenderal besar yang selalu menang dalam setiap pertempuran. Karena itulah, ia dijuluki "Sang Jenderal Penakluk" oleh rakyat. Suatu ketika, dalam sebuah pertempuran, ia dan pasukannya terdesak oleh pasukan lawan yang berkali lipat lebih banyak.

Mereka melarikan diri, namun terangsak sampai ke pinggir jurang. Pada saat itu para prajurit Sang Jenderal menjadi putus asa dan ingin menyerah kepada musuh saja. Sang Jenderal segera mengambil inisiatif, "Wahai seluruh pasukan, menang-kalah
sudah ditakdirkan oleh dewa-dewa. Kita akan menanyakan kepada para dewa, apakah hari ini kita harus kalah atau akan menang. Saya akan melakukan tos dengan keping keberuntungan ini! Jika sisi gambar yang muncul, kita akan menang. Jika sisi angka yang muncul, kita akan kalah! Biarlah dewa-dewa yang menentukan!" seru Sang Jenderal sambil melemparkan kepingnya untuktos.

Ternyata sisi gambar yang muncul! Keadaan itu disambut histeris oleh pasukan Sang Jenderal, "Hahaha… dewa-dewa di pihak kita! Kita sudah pasti menang!!!" Dengan semangat membara, bagaikan kesetanan mereka berbalik menggempur balik pasukan lawan. Akhirnya, mereka benar-benar berhasil menunggang-langgangkan lawan yang berlipat-lipat banyaknya.

Pada senja pasca-kemenangan, seorang prajurit berkata kepada Sang Jenderal, "Kemenangan kita telah ditentukan dari langit, dewa-dewa begitu baik terhadap kita."

Sang Jenderal menukas, "Apa iya sih?" sembari melemparkan keping keberuntungannya kepada prajurit itu. Si prajurit memeriksa kedua sisi keping itu, dan dia hanya bisa melongo ketika mendapati bahwa ternyata kedua sisinya adalah gambar.

Memang dalam hidup ini ada banyak hal eksternal yang tidak bisa kita ubah; banyak hal yang terjadi tidak sesuai dengan kehendak kita. Namun demikian, pada dasarnya dan pada akhirnya, kita tetap bisa mengubah pikiran atau sisi internal kita sendiri: untuk menjadi bahagia atau menjadi tidak berbahagia. Jika bahagia atau tidak bahagia diidentikkan dengan nasib baik atau nasib buruk, jadi sebenarnya nasib kita tidaklah ditentukan oleh siapa-siapa, melainkan oleh diri kita sendiri. Ujung-ujungnya, kebahagiaan adalah sebuah pilihan proaktif.

"The most proactive thing we can do is to 'be happy'," begitu kata Stephen R. Covey dalam buku '7 Habits'.(SM)